Orang-Orang yang Paling Enak Diajak Ngobrol

Foto: favim
Manusia dilahirkan sebagai makhluk yang nggak suka diatur. Teori bilang, “manusia adalah makhluk sosial”, tapi pada kenyataannya banyak juga yang masuk IPA, ada juga yang masuk bahasa.
Setelah gue baca lagi, ternyata sosial di sana maksud sederhananya adalah “manusia butuh teman berbagi”, makanya akhir-akhir ini kata “sosial” atau “social” jadi semakin terkenal apalagi di kalangan anak gaul karena mereka sering mengucap “somed” (bukan ustaz, tapi akronim dari social media) dan ngegunainnya sebagai sarana eksis dan gaul. Beruntunglah ada yang namanya somed ini, jadinya semakin gampang ya buat punya temen. Nggak kayak jaman dulu yang mau temenan kadang suka malu ngajak kenalananya karena orangnya belum tentu mau temenan sama kita.
Meskipun pada kenyataannya manusia adalah makhluk yang butuh teman ngobrol, bukan berarti setiap orang di dunia ini enak untuk dijadiin teman bicara. Orang nyaman ngobrol sama orang lain biasanya karena adanya kesamaan.
Kesamaan apa aja sih yang bisa bikin orang nyaman untuk ngobrol satu sama lain? Dan orang-orang yang kayak gimana yang enak buat dijadiin teman diskusi? Nggak akan jauh-jauh dari ini nih…
1. Yang Sepermainan
Kamu perhatiin deh, kamu juga mungkin termasuk orang yang tergabung di kumpulan atau komunitas gitu gara-gara punya kesamaan permainan, misalnya ikut komunitas Clash of Clans karena kamu sering main Clash of Clans, komunitas skateboard karena sering main skateboard, atau komunitas PHP karena sering mainin perasaan.

Kalau ini, contoh komunitas fashionista pacar impian. (Foto: ask.fm Hani Kenisha)
Permainan di sini nggak melulu sesuai arti sebenarnya main ya, bisa jadi juga karena punya selera yang sama jadi ya mainnya di bidang yang sama. Yang paling sering sih, komunitas supporter bola klub mana gitu.
Karena punya kesamaan selera, makanya pasti setiap ketemu jadi punya bahan obrolan yang banyak. Selain itu juga jadi bisa tuker-tukeran info. Jadi, wajar aja ya kalau kita nyaman banget ngobrol sama yang sepermainan, soalnya nggak munafik kita ngobrol sama orang pasti pengen dapet manfaat. Manfaat paling minimalnya ngerasa seneng deh.
2. Yang Selingkungan
Yang namanya manusia kita pasti tinggal atau menetap ya di suatu tempat atau lingkungan, kecuali kamu emang lagi mudik, atau kamu datang dari zaman Paleolitikum.
Lingkungan yang paling lama kita tinggali itu ya selain keluarga dan rumah, pasti lingkungan pendidikan kayak sekolah dan kampus gitu, sama lingkungan kerja paling ya. Kita harus menjalin komunikasi yang bagus sama orang-orang di lingkungan kita. Selain karena kita emang tinggal di sana, jadi harus kenal, karena nanti kalau ada apa-apa kita bisa jadi gampang minta tolongnya.
Memang wajib banget deh ngobrol sama yang selingkungan, misalnya di keluarga, apalagi kalau keluarganya kayak gini…

Haduh, bapaknya pinter banget ya ‘bikinnya’.
Sama lingkungan sekolah juga tuh, bisa banget nyari teman ngobrol yang asik di sana, apalagi teman-temannya yang model begini…

3. Yang Sependeritaan
Di stasiun waktu kereta gangguan dan telat datang (ini biasa banget terjadi) adalah momen di mana banyak orang yang tadinya nggak kenal, jadi kenal. Itu terjadi karena awalnya salah satu nyeletuk ngeluh soal kereta Indonesia yang nggak kunjung bener, terus karena orang satunya ngerasain penderitaan yang sama, makanya disamber, dan jadilah mereka ngobrol, jadilah mereka temenan.

Senggaknya penderitaan kita nggak separah ini.
Ternyata, di balik penderitaan ada hikmahnya ya, berupa persatuan. Ini cocok banget nih buat kamu para penderita haus kepastian untuk segera bikin paguyuban Penikmat Harapan Palsu untuk menyampaikan aspirasi kalian dan membentuk poros kekuatan dengan harapan semoga kepastian itu segera datang.
Nah coba bayangin, kalau bisa ngobrol bareng orang-orang yang memiliki kesamaan seperti diatas dengan kita, rasanya enak banget ya – bisa nyambung, pokoknya kayak ketemu soulsister/brotherdeh. Sayangnya, kita tahu kalau pada kenyataannya susah sekali mencari teman ataupun komunitas yang memiliki kesamaan ini.
Itu dulu.
Yup, sekarang ngak perlu sedih dan ngebayangin ribetnya gimana nyari temen itu. Gue kasih tau solusinya: manfaatkan aplikasi sosialmu.

Pas banget BeeTalk punya fitur yang namanya Klub.
Fitur ini memungkinkan kamu menemukan komunitasmu – baik itu yang sehobby, selingkungan, maupun sependeritaan. Misalnya suka main musik, kamu tinggal cari terus langsung gabung aja ke klubnya.
Contohnya klub ini yang gue join juga…

Gini gini gue juga musisi. Menginginkan mu(di)sisi. Tsahh~
Kalau belum ada Klub yang mencerminkan hobbymu, kamu juga bisa bikin kok.
Misalkan poin yang selingkungan. Kamu juga bisa gabung di klub berdasarkan lokasi kamu, misalnya cari klub anak-anak kelas di sekolah, klub di tempat kuliah atau kerja, sampe klub karang taruna di RT kamu juga bisa.
Atau mau cari teman sependeritaan. Nah, gunakan imajinasimu – dari komunitas sharing info jalanan macet untuk sesama korban bolak balik Jalan Gatot Subroto, komunitas pecinta coklat yang pengen diet, sampai komunitas 20 tahun jomblo (sedih amat ya).
Gimana gimana? Seru kan? Gue tunggu capture-an klub dari kamu di kolom comments! Siapa tau gue bisa gabung, hihihi.
Anyway, siapa di sini yang doyan basket? Pemain ataupun penonton. Yang suka cowok/cewek basket juga boleh. Ikut klub gue yuk, di BeeTalk!
Kalau ketemu Klub “Basket Hore” di sekitarmu, join ya – barangkali bisa main bareng. Atau.. kamu bisa cari berdasarkan Klub ID: 87421

Kalau udah gabung, nanti kita bagi-bagi info tentang basket dan kita janjian buat Basket Hore di mana gitu, mungkin di luar kota juga bisa.
Dari basket, gue udah dapet banyak banget temen.
Kayak gini nih serunya Basket Hore…

By the way, lagi ada event nih di mana kita bisa share foto dan pengalaman kopdar Klub kita. Katanya sih, Klub yang kompak bakal diberi kejutan manis dari BeeTalk (more info: klik gambarnya guys!).

Yuk, gue tunggu di klub ya!