Fenomena ask.fm: Nyampah, Haters Bohongan, Nanya Sendiri-Jawab Sendiri

10/10/2014
Via Tumblr

Via Tumblr

PERHATIAN: Apa yang gue tulis di bawah berdasarkan pantauan langsung di dengan mata kepala sendiri dan hasil nanya-nanya ke beberapa orang yang main ask.fm. Memang seperti inilah kenyataannya ada yang kayak gini. Simpelnya sih, kalau kamu bukan termasuk pengguna ask.fm yang kayak gini, harusnya sih gak ngamuk. Kalau tersinggung, berarti ngerasa.

Cara anak gaul buat cari perhatian dan eksis emang gak pernah abis. Ironisnya, semakin ke sini caranya semakin aneh. Mulai dari yang paling klasik yaitu nyilet tangan, sampai cara yang agak modern dan mahalan dikit yaitu dengan posting foto infus biar diperhatiin dan di-GWS-in.

Tapi ternyata cara untuk caper nggak berhenti sampai di situ aja. Kini cara caper sudah ada ekstraknya, yaitu lewat ask.fm.

Via Tumblr

Via Tumblr

Makin ke sini makin banyak aja yang make ask.fm. Wajar sih, namanya socmed baru, pasti pada berbondong-bondong bikin. Seperti rumus anak gaul setiap ada socmed baru…

Bikin aja dulu. Dipake atau nggak urusan belakangan.

Untuk ask.fm ini, lama-lama gue menyadari hal yang unik terjadi di sini. Pertama, menurut analisa sotoy gue, banyak yang pake ask.fm akarnya cuma satu… pengen ditanya. Iya, pengen banget ditanya. Sifat ini sebenarnya udah kelihatan dari beberapa cewek yang pernah gue temuin. Ketika mereka abis potong rambut, pasti pengen banget disadari dan ditanya kan. Kalau nggak, akan sedih,

“Gue kan baru potong rambuuuut… Kok lo nggak nyadar siiiich~”

Dari akar itu, terciptalah berbagai fenomena ask.fm, yang beberapa di antaranya (hasil dari pengalaman, pengamatan, dan nanya-nanya ke orang yang punya teman suka main ask.fm) adalah ini:

Pamer

Tentunya, biar pamernya lebih halus dan (kelihatan) rendah hati, harus ada orang yang nanya dong. Jadilah ketika ada yang nanya, bisa dijawab sekalian pamer.

Untuk takaran yang lebih ekstrim lagi, pamer yang udah sakaw pamer, biasanya jawabannya akan nggak nyambung. Misalnya, orang nanya apa, dijawabnya ngasih foto atau video yang nunjukin sesuatu yang bisa dipamerin.

Tanya: Udah mandi belum?

Jawab: Kalo naik mobil sih udah. *terus pamer upload foto

Funny_Photo_58

Nyampah dan Dunia Harus Tau

Bete nggak sih kalau ngelihat timeline Twitter isinya kayak begini?

Screen Shot 2014-10-10 at 10.29.38 AM

Pertanyaannya yang terlintas adalah, “HELLOOOOOOOOW! TERUS GUE HARUS TAU? TERUS DUNIA HARUS TAU?!”

Timeline jadi kotor. Cara menanganinya cuma dua: unfollow, atau kalau gak enak, ya mute aja. Demi kemaslahatan umat.

Ngomelin Anon

Gue selalu heran sama pengguna ask.fm yang setting ask.fm-nya ngebolehin anonymous buat nanya, tapi ketika ada anonymous yang nanya malah ngomel, “Off anon dong!”

Daripada ngomel, ya mendingan off-in aja setting anonymous-nya, biar anonymous nggak bisa nanya sekalian.

Kenapa emang kalau dimatiin? Oooh, kalau dimatiin, nggak ada yang mau nanya ya? Hehe.

Haters

Ini salah satu yang paling membingungkan. Jadi, ada paham yang tersebar di kalangan anak gaul ask.fm, bahwa semakin banyak haters semakin gaul. Itu juga yang menjadi alasan banyak anak gaul yang nyalain settingan anonymous boleh ask, jadinya biar punya haters gitu. Kan kalau anonymous, jadi nggak kelihatan identitasnya siapa. Jadi yang nge-hate bisa bebas mau caci maki apa.

Ironisnya, yang ngecaci maki adalah…

Ask Sendiri, Jawab Sendiri

Karena nggak terlalu terkenal dan cuma orang biasa, otomatis hatersnya dikit dong, dikit banget, bahkan nggak ada. Gimana caranya biar ada, banyak, dan kesannya seleb banget banyak yang nge-hate? Yaitu dengan nyalain settingan anonymous di ask.fm, terus nge-ask sendiri deh (entah mau muji, atau biasanya yang udah banyak, caci maki sendiri), terus abis itu dijawab sendiri dengan cara yang bijak. Biar kelihatan keren pas ada orang yang baca.

Tapi hati-hati guys, meskipun cara ini nista, akan lebih nista lagi kalau kamu lupa nge-on-in anonymous. Kan jadinya ketahuan…

daraprayoga__2014-Oct-09

Via @ikocok

Terakhir, pesan-pesan nih buat yang ngerasa main ask.fm-nya caper, pamer, dan berlebihan, santai aja lah. Mainlah sewajarnya.

Via Tumblr.

Via Tumblr.

Nih, senyumin dulu deh biar adem.

large

Kalau kamu, gimana melihat fenomena ask.fm ini? Apa yang paling kamu sebelin dari ask.fm? Kolom comment di bawah adalah tempat yang tepat untuk curhat. Yuk!